Blogger Widgets

ZARMI SUKSES


web widgets

SELAMAT DATANG DI STIKOM MUHAMMADIYAH BATAM

SELAMAT DATANG DI STIKOM MUHAMMADIYAH BATAM - RAIH MASA DEPANMU BERSAMA STIKOM MUHAMMADIYAH BATAM - TERDEPAN - MODEREN - DAN - ISLAMI, - KALAU ADA KRITIKAN YANG MEMBANGUN SILAKAN DIKIRIMKAN KE KAMI - DAN TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Rabu, 29 Oktober 2014

Cara Backup /Memindahkan Phone Book / Daftar Kontak

Ada banyak hal yang bisa terjadi dengan perangkat ponsel yang kita miliki, salah satunya adalah kehilangan akibat aksi pencurian atau malah tertinggal dan tak dapat ditemukan lagi. Untuk soal harga beli kembali ponsel baru barangkali bukanlah satu masalah besar karena dipasaran ada banyak tipe yang bisa dipilih sebagai media pengganti, namun yang terpenting dari keberadaan sebuah ponsel adalah Daftar Kontak atau PhoneBooknya. Jangan sampai Kawan-kawan kehilangan kontak dengan Rekan sejawat bahkan teman lama hanya gara-gara kehilangan sebuah ponsel.

Agar tak sampai menyesal atau kesusahan di kemudian hari, ada baiknya kita belajar cara melakukan Backup Daftar Kontak/PhoneBook lebih dini untuk menjaga segala kemungkinan seperti kehilangan tadi atau barangkali saja Kawan ingin menggantinya dengan perangkat lain.

Sebelum dilanjutkan, Yang perlu diketahui lebih awal adalah jenis atau tipe ponsel yang digunakan, lalu mencari tahu aplikasi bantuan apa yang dapat dipergunakan untuk melakukan Backup data daftar kontak/phonebook tadi. Misalkan saja Nokia seri lama yang masih menggunakan keypad numerik 3×4 atau tipe ponsel pintar berbasis sistem operasi Symbian, bisa menggunakan aplikasi Nokia PC Suite. Berbeda dengan ponsel Android seperti milik Samsung yang menggunakan aplikasi Kies sebagai bantuan untuk melakukan segala aktifitas yang berkaitan dengan perangkatnya. Demikian halnya dengan ponsel layar sentuh Windows mobile/Phone yang menggunakan aplikasi Microsoft ActiveSync, BlackBerry dengan Desktop Manager-nya dan terakhir ada iPhone yang memanfaatkan aplikasi iTunes.

Adapun aplikasi yang telah disebutkan diatas tersebut dapat Kawan temukan di dalam CD yang biasanya terdapat dalam paket penjualan, atau diunduh langsung dari halaman website resmi masing-masing vendor. Yang perlu dicermati kembali adalah terkait versi aplikasi yang dipergunakan, karena rupanya meski berasal dari vendor yang sama, namun versi aplikasi yang dipergunakan bisa saja berbeda. Informasi lengkap dapat dibaca dihalaman web masing-masing produk.

Hal kedua yang perlu dipersiapkan adalah ketersediaan Kabel Data ataupun koneksi Bluetooth juga sebuah perangkat pc atau notebook. Jika sudah tersedia semua, instalasi aplikasi tersebut pada pc atau notebook yang akan dipergunakan, lalu sambungkan kabel data beserta perangkatnya ke pc/notebook melalui slot usb yang tersedia.

Langkah selanjutnya adalah melakukan Sinkronisasi data atau yang biasa disebut dengan istilah ‘Sync’ mencakup daftar kontak/phonebook ditambah data lainnya yang barangkali dibutuhkan sesuai keinginan. Jika proses selesai dilakukan, maka semua data tersebut akan tersimpan dalam aplikasi diatas tadi dalam perangkat pc atau notebbok. Biasanya, data backup Daftar Kontak/Phonebook ini dapat ditemukan pada aplikasi Microsoft Outlook atau Outlook Express bawaan pc/notebook.



Disamping itu, ada juga beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk melakukan Backup data Daftar Kontak/Phonebook dengan memanfaatkan akun email atau aplikasi tambahan yang dapat diinstalasi pada perangkat ponsel. Caranya kurang lebih sama, namun untuk kali ini apat dilakuka tanpa menggunakan bantuan Kabel Data ataupun perangkat pc/notebook. Data yang tersimpan dalam akun email biasanya akan dapat diakses darimanapun Kawan berada, sedangkan data yang disimpan dengan bantuan aplikasi tambahan akan tersimpan di memory card atau internal storage dalam bentuk file. Untuk itu, jangan lupa untuk menyimpannya kembali dalam perangkat pc/notebook demi keamanan.

Nah, jika data sudah tersimpan lalu bagaimana caranya untuk memanggilnya atau mencopynya kembali ke perangkat yang baru ?

Sama saja, tinggal sambungkan kabel data dan perangkat ke pc/notebook lalu lakukan Sinkronisasi kembali lewat aplikasi yang telah diinstall sebelumnya. Cara ini dapat dipergunakan oleh lintas perangkat atau jenis ponsel. Jadi jika Kawan ingin berpindah dari Nokia ke BlackBerry misalkan, tinggal carikan dua aplikasi pendukung ponsel diatas, Nokia PC Suite dan BlackBerry Desktop Manager lalu lakukan Sinkronisasi secara bergantian.

Sayangnya, apabila perangkat yang akan digunakan berbeda satu sama lain, cara ini tidak dapat Kawan lakukan jika memilih untuk menggunakan cara kedua yaitu melakukan backup lewat aplikasi tambahan yang diinstall di perangkat ponsel. Dikarenakan oleh jenis sistem operasi yang digunakan oleh kedua ponsel, berbeda satu sama lain. Jadi untuk amannya, gunakanlah cara Sinkronisasi dengan memanfaatkan kabel data tadi.

Langkah diatas kami sarankan apabila terpantau jumlah daftar kontak yang dimiliki berkisar diatas 250 nama dengan multiple input (satu nama orang memiliki dua sampai tiga nomor ponsel). Lantas bagaimana jika jumlah daftar kontak yang dimiliki tidak sampai sejumlah itu ? ada caranya juga kok, dan itu sangat gampang.

Gunakan fitur Copy/Export nama daftar kontak yang tersimpan dalam perangkat ponsel ke SIM Card, lewat menu daftar kontak yang ada dalam perangkat ponsel. Cara ini biasanya hanya dapat dipergunakan dalam jumlah kontak yang terbatas, sekitar 200-250 kontak tergantung dari operator yang digunakan. Dan untuk melakukannya tidak lagi diperlukan penggunaan kabel data atau menyediakan pc/notebook. Setelah dicopy atau digandakan, lalu copy atau pindahkan kembali ke perangkat baru. Tapi coba bayangkan apabila jumlah daftar kontak yang Kawan miliki ada lebih dari seribu nama misalkan. Perlu berapa kali langkah yang harus dilakukan ?

Lagipula cara terakhir biasanya akan mengubah nama yang tertera didalam Daftar Kontak menjadi maksimal 8 Digit dan khusus bagi nama yang memiliki Multiple input (lebih dari satu nomor ponsel) akan dipecah menjadi satu nama dengan satu nomor, dan sisanya menggunakan ekstensi tambahan berupa angka 1, 2 dst.

Semua Tips diatas merupakan cara mudah untuk melakukan backup atau pemindahan Daftar kontak dari perangkat ponsel satu ke yang lainnya. Namun seandainya Kawan mengalami kehilangan perangkat ponsel, barangkali hanya cara pertama dan kedua saja yang paling mampu mengembalikan data Daftar Kontak seperti kondisi sebelumnya.

Source : www.pandebaik.com/2012/09/17/tips-backup...nebookdaftar-kontak/

Cara Copy Kontak Nokia ke Android

Copy Kontak Nokia ke Android

Saya mau bercerita pengalaman menggunakan Android nih, upss pemula saiaaaa, hehehe alhamdulillah. Maaf sebelumnya, karena saya pemula untuk urusan ‘hape pintar’ yang satu ini, mungkin teman-teman justru malah sudah pernah punya pengalaman tentang hal ini, yuk kita share bareng-bareng :).
Folder Kontak
Folder Kontak
Ceritanya saya menggunakan Lenovo dengan OS Android ICS versi 4 seingat saya. Awalnya saya ‘kagok’ dengan hape ini, saya gak tau tempat setting kontak itu dimana, biasanya kalau hape yang lain khan ada menu copy kontak dari kartu (SIM) atau dari phone. Lah ini, saya sempat dibuat bingung.
Usut punya usut saya coba bertanya ke temen-temen yang pernah melakukannya, meskipun masih buntu awalnya, alhamdulillah ketemu juga, plus tentu saja berkat dibantu juga oleh ‘paman saya’ yang begitu terkenal di dunia itu, Google, heheehehe.
Berikut adalah cara cepat memindahkan kontak kita ke Android. Langkah pertama yang kita lakukan adalah carilah folder kontak di hape Nokia kita. Setelah ketemu, copy file-file yang ber-ekstensi .vcf ke dalam satu folder dan buatlah satu file utama dari kumpulan file-file .vcf tadi, tujuannya untuk memudahkan ketika melakukan ekstrasi ke Android.
Copy VCF File
Copy VCF File
Nah, sudah dibuat satu file-nya khan, lanjut akseslah account google-nya (biasanya biasa disebut gmail), yang belum punya ya daftar dulu lah. Setelah account dibuat, login dengan user yang sudah dibuat dan langsung saja masuk ke menu contact, klik bagian tersebut. Nanti akan muncul beberapa folder kontak default gmail.
Berhubung tujuan kita kali ini adalah import dari Nokia, maka kita pilih menu import contact. Masukkan nama file .vcf yang sudah kita buat tadi, dan tunggu beberapa saat dooorrrrr kontak sudah tercopy ke account gmail kita. Bentar-bentar, pasti bertanya-tanya khan, kenapa gak langsung saja copy dari hape ke hape sih???, nah itu saya belum tau caranya hehehe, saya baru belajar yang cara seperti ini.
OK lanjut dulu ya, kalau sudah selesai copy ke account gmail/google. Langkah selanjutnya adalah kembali ke hape Android. Masuk, ke menu contact, lalu pilih bagian setting dan masuklah ke menu account & sync. Di sana nanti akan muncul banyak pilihan dari account yang kita punya di hape.
Menu Setting Contact
Menu Setting Contact
Pilih Account
Pilih Account
Nah, dari sekian banyak pilihan itu, pilihlah account gmail untuk diaktifkan/sync atau tekan sampai berubah warna indikatornya untuk menandakan bahwa sync aktif. Untuk lebih detail lagi kita bisa klik bagian tersebut, karena di dalam sync ada beberapa  detail yang mungkin kita ingin aktifkan selain contact, misalnya email sync.
account sync
account sync
contact-to-display
Ok, selesai dari situ, kembali ke contact dan pilih menu contact to display, akan muncul beberapa account seperti yang kita lihat tadi di menu account & sync. Kali ini kita akan memilih account gmail, karena kita ingin menampilkan kontak-kontak dari account gmail. Namun, jika kita ingin menampilkan di hape Android sesuai keinginan kita istilahnya customize, maka pilihlah menu customize. Selesai.

Cara Memindahkan Phonebook dari BLACKBERRY ke LENOVO P780

Cara Memindahkan Phonebook dari BLACKBERRY ke LENOVO P780

Berikut ini saya coba sharing caranya semoga bermanfaat buat teman-teman yang pernah merasa kesulitan seperti saya.

Perangkat yang kalian butuhkan yaitu: HP Blackberry, HP Android dan Laptop

Cara pertama :
1. Nyalakan Bluetooth BB and HP android anda.
2. Kemudian lakukan pairing.
3. Setelah BB dan HP Android kamu terkonek keduanya (Paired) lalu pada BB kamu arahkan cursor BB kamu ke icon HP Android yang ada di BB dan kemudian pencet track ball atau track pad BB kamu dan pilih menu Transfer Contacts. Maka seluruh data Phonebook BB kamu akan di transfer ke HP android kamu dalam bentuk file ber ekstensi (.vcf) dengan nama filenya: ( Phonebook.vcf ) file ini bisa kamu temukan di folder Bluetooth HP android kamu.

Cara kedua :
1. Lakukan pairing antara BB kamu dengan laptop kamu.
2. Setelah Paired antara BB dan Laptop kamu lalu transfer phonebook di BB ke Laptop
    File Phonebook.vcf ini akan masuk ke folder Bluetooth di Laptop kamu

Selanjutnya, 
1. Buka Gmail dari browser di laptop kamu
2. Login ke Gmail
3. Buka Contact di Gmail kamu, dan lalu klik menu More >Import > Browse dan arahkan pada file Phonebook.vcf yang tersimpan didalam folder Bluetooth di laptop kamu setelah itu semua isi phonebook tersebut akan di import ke Gmail kamu.
Gmail drop-down
4. Setelah semua kontak tersebut berada di Gmail kamu kemudian dari HP Android kamu masuk ke: Setting > Accounts > Acccout Gmail > Sync Now

Setelah itu seluruh isi phonebook di BB sudah ada di dalam HP android.

Selesai sudah cara gampang memindahkan contact no HP dari Blackberry ke Lenovo P780 (Android).

Semoga bermanfaat.
http://arek-kebonbocah-gresik.blogspot.com/

CARA MENGEMBALIKAN DATA YANG HILANG ATAU TERHAPUS

CARA MENGEMBALIKAN DATA YANG HILANG ATAU TERHAPUS 

Power Data Recovery 6.8.0.0 + KeyGen

Power Data Recovery 6.8.0.0 + KeyGen

MiniTool Power Data Recovery – Melengkapi software untuk mengembalikan data yang hilang, kali ini penulis akan memberikan software lain yang bisa menjadi alternatif anda untuk melakukan recovery data. Seperti yang penulis pernah katakan pada artikel-artikel sebelumnya, ada beragam sebab yang menyebabkan data hilang, beberapa diantaranya adalah hilang karena terhapus secara tidak sengaja, data hilang karena terkena virus dan sebab-sebab lainnya.
Disini, saya tidak akan menjelaskan penyebab data anda hilang, namun saya akan sharing salah satu software yang bisa anda jadikan pilihan untuk mengembalikan data yang hilang, software tersebut adalah Minitool Power Data Recovery 6.8.0.0.
Power Data Recovery adalah software dengan ukuran yang cukup kecil dan ringan yang dibuat oleh MiniTool Solution Ltd. Kemampuannya mengembalikan data yang terhapus sudah tidak diragukan lagi. Hal tersebut dibuktikan dengan masuknya Power Data Recovery sebagai salah satu software recovery terbaik di 2013 Best Data Recovery Software Comparisons and Reviews.
Power Data Recovery 6.8.0.0 termasuk software gratis. Namun jika anda ingin menggunakan semua fitur yang ada di dalamnya, anda harus membeli license yang jenisnya beragam, ada Personal license , Commercial, Enterprise license dan Technician yang kesemua jenis license key tersebut pasti memiliki perbedan, perhatikan tabel di bawah untuk mengetahui perbedaan type license Power Data Recovery.
Perbandingan Jenis License Power Data Recovery11 Power Data Recovery 6.8.0.0 + KeyGen

Fitur Power Data Recovery Terbaru Versi 6.8

  • File system yang didukung: FAT 12/16/32, Smartmedia™, Compact Flash™, Memory, NTFS, ISO9660, Joliet, UDF
  • Device yang didukung: IDE/ATA, SATA, SCSI, USB, Firewire(IEEE1394), USB flash disk, memory stick, memory card, Digital camera, dan Digital audio player
  • Mudah digunakan, anda hanya membutuhkan 4 langkah untuk mengembalikan data yang hilang
  • Ability to scan all volumes in a local machine and build a directory tree of all lost and deleted files.
  • Saving data to any windows drive is possible including network drives, removable media, etc.
  • Supports NTFS yang di compress dan diencryp.
  • Supported Dynamic Volume: Simple Volume, Spanned Volume, Stripe Volume, Mirror Volume, Raid-5 Volume.
  • Ability to load the previous recovery result.

Download Power Data Recovery Terbaru Versi 6.8


[sociallocker]
  • Password: www.softwarefullversion.com
  • Download Power Data Recovery 6.8.0.0 | PutLocker
  • Download Power Data Recovery 6.8.0.0 | ZippyShare
[/sociallocker]

Power Data Recovery 6.8.0.0 + KeyGen
Syukurlah jika permasalahan anda tentang aplikasi recovery » recovery data terbaik » software recovery data terbaik » aplikasi recovery data terbaik » software recovery terbaik » data recovery full » download power data recovery full » aplikasi recovery data » file recovery terbaik » program recovery data terbaik » sudah mendapat jawaban dari artikel yang berjudul Power Data Recovery 6.8.0.0 + KeyGen yang saya tuls ini. Demi kemajuan kami dalam memberikan Software Gratis harap berkenan meng klik tweet / like / G+ pada artikel yang anda baca. Terimakasih Google, terimakasih pembaca sekalian
https://draft.blogger.com/

Minggu, 26 Oktober 2014

RELASI ERD > KARDINALITAS

RELASI ERD ( KARDINALITAS )


Bahasan Sistem Basis Data kali ini tentang Entity Relationship Diagram (ERD) salah satu bentuk pemodelan basis data yang sering digunakan dalam pengembangan sistem informasi. Bahasan meliputi: Pengertian ERD, Notasi ERD, Metode ERD, Tahap ERD, Kardinalitas, dan Contoh kasus ERD

Pengertian ERD

Dalam rekayasa perangkat lunak, sebuah Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem. Dimana sistem  seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau ERD.

Notasi ERD

Ada sejumlah konvensi mengenai Notasi  ERD. Notasi klasik sering digunakan untuk model konseptual. Berbagai notasi lain juga digunakan untuk menggambarkan secara logis dan fisik dari suatu basis data, salah satunya adalah IDEF1X.

 http://zarmistikom.blogspot.com/

 Model ERD

Notasi-notasi simbolik yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram adalah sebagai berikut :
  • Entitas, > Adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999). Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi.
  • Atribut, > Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah.
  • Relasi atau Hubungan, > Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
  • Penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atribut dinyatakan dalam bentuk garis.
Contoh ERD
Contoh ERD

Derajat relasi atau kardinalitas

Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Macam-macam kardinalitas adalah:
  1. Satu ke satu (one to one), Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya. 
     
  2. Satu ke banyak (one to many), Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
     
  3.  Banyak kesatu ( many to one ),
    Setiap entitas A dapat berhubungan dengan satu entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.
     
  4. Banyak ke banyak (many to many),  Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.

Tahap ERD

Tahap pertama pada desain sistem informasi menggunakan model ER adalah menggambarkan kebutuhan informasi atau jenis informasi yang akan disimpan dalam database. Teknik pemodelan data dapat digunakan untuk menggambarkan setiap ontologi (yaitu gambaran dan klasifikasi dari istilah yang digunakan dan hubungan anatar informasi) untuk wilayah tertentu.
Tahap berikutnya disebut  desain logis, dimana data dipetakan ke model data yang logis, seperti model relasional.  Model data yang loguis ini kemudian dipetakan menjadi model fisik , sehingga kadang-kadang, Tahap kedua ini disebut sebagai “desain fisik”.
Secara umum metodologi ERD sebagai berikut:
Metodologi ERD
Metodologi ERD

Contoh Kasus ERD:

Sebuah perusahaan mempunyai beberapa bagian. Masing-masing bagian mempunyai pengawas dan setidaknya satu pegawai. Pegawai ditugaskan paling tidak di satu bagian (dapat pula dibeberapa bagian). Paling tidak satu pegawai mendapat tugas di satu proyek. Tetapi seorang pegawai dapat libur dan tidak dapat tugas di proyek.

Menentukan entitas

Entitasnya : pengawas, bagian, pegawai, proyek

Menentukan relasi dengan matrik relasi

Menentukan Relasi
Menentukan Relasi

Gambar ERD sementara

Hubungkan entitas sesuai dengan matrik relasi yang dibuat
ERD Sementara
ERD Sementara

Mengisi kardinalitas

Dari gambaran permasalahan dapat diketahui bahwa:
  • masing-masing bagian hanya punya satu pengawas
  • seorang pengawas bertugas di satu bagian
  • masing-masing bagian ada minimal satu pegawai
  • masing-masing pegawai bekerja paling tidak di satu bagian
  • masing-masing proyek dikerjakan paling tidak oleh satu pegawai
Mengisi kardinalitas
Mengisi kardinalitas

Menentukan kunci utama
Kunci utamanya: Nomor Pengawas, Nama Bagian, Nomor Pegawai, Nomor Proyek
Menentukan Kunci Utama
Menentukan Kunci Utama

Menggambar ERD berdasarkan kunci

Ada dua relasi many to many pada ERD sementara, yaitu antara bagian dengan pegawai, pegawai dengan proyek, oleh sebab itu kita buat entitas baru yaitu bagian -pegawai dan pegawai-proyek Kunci utama dari entitas baru adalah kunci utama dari entitas lain yang akan menjadi kunci tamu di entitas yang baru.
Menggambar ERD berdasarkan kunci
Menggambar ERD berdasarkan kunci

Menentukan atribut

Atribut yang diperlukan adalah: nama bagian, nama proyek, nama pegawai, nama pengawas, nomor proyek, nomor pegawai, nomor pengawas

Memetakan atribut

  • Bagian : Nama bagian
  • Proyek: Nama proyek
  • Pegawai:Nama pegawai
  • Pengawas: Nama pengawas
  • Proyek-Pegawai : Nomor proyek, Nomor pegawai
  • Pengawas: Nomor pengawas

Menggambar ERD dengan atribut

Menggambar ERD dengan atribut
Menggambar ERD dengan atribut

Memeriksa Hasil

Periksa apakah masih terdapat redundasi. ERD akhir: untuk pemodelan data pada sistem.
http://fairuzelsaid.wordpress.com
http://zarmistikom.blogspot.com/2014/10/relasi-erd-kardinalitas.html

ERD ( Entity Relationship Diagram )

Entity Relationship Diagram ERD

Di sini saya akan mencoba membahas tentang Entity Relationship Diagram atau dalam bahasa Indonesia Entitas Relation Diagram yang berkaitan erat dengan penganalisaan sebuah database.

  • Pemodelan sistem database dapat dilakukan melalui pendekatan perancangan secara konsepsual yaitu Entity Relationship Diagram (ERD atau ER Diagram).
  • ER Diagram menggambarkan tipe objek mengenai data itu di manajemen, serta relasi antara objek tersebut.
  • ER Diagram digunakan oleh seorang System Analist dalam merancang sebuah database.
  • ER Model dibuat berdasarkan persepsi atau pengamatan dunia nyata yang terdiri dari entitas dan relasi antar entitas-entitas tersebut.
  • Sebuah database dapat dimodelkan sebagai :
    • Kumpulan Entity/Entitas,
    • Relationship/Relasi di antara entitas.
  • Entitas adalah sebuah obyek yang ada (exist) dan dapat dibedakan dengan obyek yang lain.
  • Entitas ada yang bersifat konkrit, seperti : orang (pegawai, mahasiswa, dosen, dan lain-lain), buku, perusahaan, dan ada yang bersifat abstrak, seperti : kejadian, mata kuliah, pekerjaan, status dan sebagainya.
  • Setiap entitas memiliki atribut sebagai keterangan dari entitas, misal : entitas mahasiswa yang memiliki atribut NIM, nama dan alamat.
  • Setiap atribut pada entitas memiliki kunci atribut (key atribut) yang bersifat unik.
  • Beberapa atribut juga dapat ditetapkan sebagai calon kunci (candidate key). Misal :
    • Entitas Mahasiswa dengan atribut NIM sebagai key atribut.
    • Entitas Dosen dengan NID sebagai key atribut, dan sebagainya.
  • Beberapa entitas kemungkinan tidak memiliki atribut kunci sendiri, entitas demikian disebut Entitas Lemah (Weak Entity).
Jenis Atribut dan Notasi ER Diagram
  • Ada beberapa notasi yang digunakan untuk membuat ER Diagram. Misal, notasi Chen, Martin, El Masri dan Korth, akan tetapi pada umumnya, semua notasi itu sama.
  • Perbedaannya adalah pada pemilihan simbol-simbol yang digunakan.
  • Di sini, kita akan menggunakan notasi El Masri karena lebih umum dan mudah dibaca dan dimengerti.
ER Data Model
  • Entitas Lemah (Weak Entity) adalah entitas yang keberadaannya sangat bergantung dengan entitas lain.
    • Tidak memiliki Key Attribute sendiri.
    • Entitas tempat bergantung disebut Identifying Owner/Owner.
    • Entitas Lemah tidak memiliki identifiernya sendiri.
    • Atribut entitas lemah berperan sebagai Partial Identifier (identifier yang berfungsi secara sebagian).
    • Contoh :
  • Jenis-Jenis Atribut :
    • Simple/Atomic Attribute : adalah atribut yang tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi atribut yang lebih mendasar.
    • Composite Attribute : adalah atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar/lebih kecil lagi. Contoh :
      • Atribut ALAMAT, terdiri atas atribut JALAN, KOTA, KODE_POS.
      • Atribut NAME, terdiri atas atribut FNAME, MNAME dan LNAME pada suatu entitas (EMPLOYEE).
    • Single-Valued Attribute : adalah atribut yang hanya memiliki satu harga/nilai. Contoh :
      • Atribut UMUR pada entitas PEGAWAI.
      • Atribut LOCATIONS pada entitas DEPARTMENT.
    • Null-Values Attribute : adalah atribut dari entitas yang tidak memiliki nilai. Contoh :
      • Atribut PENDIDIKAN TINGGI untuk tamatan SMP.
    • Derived Attribute : adalah atribut yang nilainya dapat diisi atau diturunkan dari perhitungan atau algoritma tertentu. Contoh :
      • Atribut UMUR, dapat dihitung dari atribut TGL_LAHIR
      • Atribut INDEX_PRESTASI, dapat dihitung dari NILAI yang diperoleh MAHASISWA.
Cardinality Ration Constraint
Menjelaskan batasan jumlah keterhubungan satu entity dengan entity lainnya.
Jenis Cardinallity Ration :
  • 1 : 1 (One-to-One)
    Sebuah entity A diasosiasikan pada sebuah entity B, dan sebuah entity B diasosiasikan dengan paling banyak sebuah entity A.
  • 1 : N (One-to-Many)
    Sebuah entity A diasosiasikan dengan sejumlah entity B, tetapi entity B dapat diasosiasikan paling banyak satu entity A.
  • N : 1 (Many-to-One)
    Suatu entity A dapat diasosiasikan dengan paling banyak sebuah entity B, tetapi entity B dapat diasosiasikan dengan sejumlah entity di A.
  • M : N (Many-to-Many)
    Suatu entity A daat diasosiasikan dengan sejumlah entity B dan entity B dapat diasosiasikan dengan sejumlah entity di A.
Relasi dan Rasio kardinalitas
  • Relasi adalah hubungan antar entitas.
  • Relasi dapat memiliki atribut, dimana terjadi adanya transaksi yang menghasilkan suatu nilai tertentu.
  • Penjelasan :
    • Bentuk ER di atas antara Mahasiswa mengambil Mata_kuliah, ternyata ada Nilai yang dihasilkan.
    • Di mana atribut Nilai ditempatkan?
  • Penjelasan :
    • Jika atribut Nilai ditempatkan pada entitas Mahasiswa (dimana Nilai merupakan salah satu atribut dari entitas Mahasiswa), maka semua mata kuliah yang diambil oleh seorang mahasiswa menghasilkan nilai yang sama (tidak realistis).
    • Jika atribut Nilai ditempatkan pada entitas Mata_Kuliah (dimana Nilai merupakan salah satu atribut dari entitas Mata_Kuliah), maka semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah tertentu akan memiliki nilai yang sama (tidak realistis).
    • Atribut Nilai harus ditempatkan pada relasi Mengambil, yang berarti seorang mahasiswa tertentu yang mengambil mata kuliah tertentu, akan mendapatkan nilai tertentu pula.
Derajad Relasi :
  • Derajad Relasi adalah jumlah entitas yang berpartisipasi dalam suatu relasi.
  • Derajad Relasi dapat berupa :
    • Unary Relationship (Relasi Berderajad 1).
    • Binary Relationship (Relasi Berderajad 2).
    • Ternary Relationship (Relasi Berderajad 3).
Unary Relationship (Relasi Berderajad 1)
  • adalah relasi di mana entitas yang terlibat hanya 1.
  • Sering disebut relasi rekursif (recursive relationship).
  • Contoh :
Binary Relationship (Relasi Berderajad 2)
  • atau relasi Biner adalah relasi yang melibatkan 2 entitas
  • Contoh :
Ternary Relationship (Relasi Berderajad 3)
  • adalah relasi tunggal yang menghubungkan 3 entitas yang berbeda.
  • Contoh :
Participation Constraint Dependencies
  • Menunjukkan apakah keberadaan suatu entitas bergantung penuh/tidak dengan entitas relasinya.
  • Batasan (constraint) adalah jumlah minimum relasi di mana tiap entitas dapat ikut berpartisipasi.
  • Ada 2 jenis Participation Constraint :
    • Partisipasi Total, adalah bentuk partisipasi yang menunjukkan ketergantungan penuh suatu entitas (semua dan harus).
    • Lambangnya :
    • Partisipasi Parsial, adalah bentuk partisipasi yang menunjukkan ketergantungan tidak penuh suatu entitas (beberapa, tidak harus semua).
    • Lambangnya :

DBMS (Database Management Systems)

DBMS (Database Management Systems)

DBMS merupakan software yang digunakan untuk membangun suatu sistem basis data yang “sempurna”. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak user sesuai dengan kepentingan masing-masing, melindungi dari gangguan pihak-pihak yang tidak berwenang.
Berdasarkan orientasi pemakainya, kita dapat mengelompokkan DBMS dalam 2 katagori, yaitu:
I. DBMS yang berorientasi untuk satu atau sedikit pemakai
MS-Access, dBase/Clipper, FoxBase, Borland-Paradox merupakan contoh-contoh DBMS yang lebih diorientasikan untuk satu pemakai dan karena itu dapat dengan mudah dipasang di komputer pribadi (Personal Computer/PC). Pada DBMS kelompok pertama ini pengembangannya terjadi pada aspek-aspek:
1. Jika awalnya, struktur tabel hanya mencakup pendefinisian nama field, tipe dan ukurannya, DBMS yang lebih baru juga memasukkan feature boleh tidaknya field dikosongkan, nilai awal (default), deksripsi field dan bentuk validasi (pendefinisian domain nilai) sebagai bagian dari struktur tabel.
2. Tipe data yang dapat ditangani oleh DBMS terbaru sudah semakin banyak, seperti untuk mengakomodasi kebutuhan penyimpanan data teks yang panjang, teks berformat, gambar, data OLE, uang dan data autoincrement (yang nilainya bertambah otomatis)
3. Bersama dengan komponen utamanya, DBMS kelompok ini juga seringkali dilengkapi dengan berbagai fasilitas tambahan untuk mempermudah pemakai dalam menggunakan DBMS seperti untuk pembuatan query, pembuatan laporan, pembuatan screen untuk berinteraksi dengan data, bahkan hingga pembuatan (men-generate) perinta makro basis data secara otomatis melalui pendifinisian menu dan tampilan layar.
4. DBMS kelompok ini, karena memang lebih diorientasikan untuk pemakai tunggal, juga sering dimanfaatkan sebagai media pembangun aplikasi basis data, sehingga DBMS dan aplikasi basis data jadi menyatu bahkan aplikasi basis data jadi penyatu bahkan aplikasi basis data sendiri dianggap seabgai objek basis data sebagaimana tabel-tabel data yang kita gunakan untuk menyimpan data.
Karena orientasi pemakai seperti itu, maka DBMS-DBMS kelompok ini, lemah dalam sejumlah aspek yang justru harus sangat diperhatikan pada kelompok DBMS yang kedua, seperti yang berkaitan dengan masalah pengamanan basis data, pemeliharaan basis data, mengendalikan persaingan pemakaian basis data dan lain-lain.
II. DBMS yang berorientasi untuk banyak pemakai
Oracle, Borland-Interface, MS-SQL Server, CA-OpenIngres, Sybase, Infomix, IBM-DB2 merupakan contoh-contoh DBMS yang lebih diorientasikan untuk banyak pemakai dan karena itu lebih ditunjukkan untuk pemakaian pada sistem jaringan komputer (LAN ataupun WAN). Tidak sebagaimana kelompok pertama, DBMS pada kelompok ini sangat tegas memisahkan fungsi pengelolaan basis data dan fungsi pembangunan aplikasi. Jika pada kelompok pertama, objek-objek yang dihasilkan oleh DBMS kelompok kedua bersifat sebaliknya. Transparansi hanya berlaku bagi DBMS yang bersangkutan, sehingga pemanfaatan objek-objek basis datanya hanya mungkin dilakukan dengan lebih dahulu mengaktifkan DBMS tersebut. Fungsi-fungsi pendukung (ultilitas) yang umumnya disatukan pada DBMS kelompok pertama, disediakan terpisah pada DBMS kelompok kedua ini, bukan saja karena fungsi-fungsi pendukung tersebut tidak relevan untuk selalu diaktifkan, tetapi juga karena fungsi pengelolaan yang ditangani DBMS kkelompok ini memang sudah sedemikian banyak dan jauh lebih penting. Pada seri-seri terbaru dari DBMS kelompok kedua ini, seperti juga d kelompok pertama, perluasan definisi struktur data dan pengkayaan tipe-tipe data baru juga diakomodasi. Perbedaan yang sangat mencolok di antara kedua kelompok DBMS terdapat pada lingkup fungsi pengelolaan basis data. Selain memiliki fungsi-fungsi standar (yang juga dimiliki oleh DBMS kelompok pertama) seperti pembentukan objek-objek basis data (tabel dan indeks), manipulasi data (penambahan, pengubahan, penghapusan data) dan pencarian data (query), fungsi pengelolaan DBMS kelompok kedua ini juga menangani aspek-aspek:
1. Pengaman objek basis data terhadap akses pemakai yang tidak berhak (aspek security) dan bentuk-bentuk operasi yang tidak diperbolehkan (aspek integrity)
2. Penanganan pemulihan data akibat kegagalan operasi basis data (aspek recovery), baik yang disebabkan oleh operasi-operasi basis data yang salah atau menimbulkan konflik, maupun yang disebabkan oleh fakor-faktor eksternal seperti mesin yang macet (crash), disk yang rusak atau terputusnya koneksi jaringan.
3. Pembuatan data cadangan (aspek backup) yang dapat dilakukan secara incidental maupun periodic yang dapat dilakukan secara statis (dengan menonaktifkan pemakaian basis data) ataupun secara dinamis (tanpa menghalangi pemakaian basis data oleh para pemakai)
4. Pengendalian persaingan pemakaian objek-objek basis data oleh banyak pemakai pada saat yang sama (aspek concurrency control) demi terjaminnya konsistensi data dan optimalisasi pemakaian setiap sumber daya mesin.
5. Optimalisasi pengerjaan query (aspek query processing) yang diberikan oleh aplikasi pada server DBMS demi peningkatan performansi/ kecepatan pengerjaannya.
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya (aspek parallel processing/database) dengan memperhatikan optimalisasi pemakaian sumber daya mesin seperti processor, disk dan memori utama jika tersedia lebih dari satu dalam sebuah mesin.
Banyak program basis data yang sudah di gunakan, misalnya : Ms Access, My SQL, Oracle, SQL Server, Postgre, Fire Bird, Paradok, Interbase. Dan contoh yang lainnya adalah Sybase, DB2, Informix, FoxPro, Clipper, dan lain-lain.
Berikut fiktur dan standarisasi yang digunakan pada beberapa contoh DBMS:
Ms. Access
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.
• Sejarah dari MS Access adalah sebagai berikut:
Microsoft merilis Microsoft Access 1.0 pada bulan November 1992 dan dilanjutkan dengan merilis versi 2.0 pada tahun 1993. Microsoft menentukan spesifikasi minimum untuk menjalankan Microsoft Access 2.0 adalah sebuah komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6 megabyte lebih disarankan) dan ruangan kosong hard disk yang dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte lebih disarankan). Versi 2.0 dari Microsoft Access ini datang dengan tujuh buah disket floppy 3½ inci berukuran 1.44 megabyte.
Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau konfigurasi yang tidak benar.
Nama kode (codename) yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan dengan Ruby. Bill Gates melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).
• Versi Ms Access
Tanggal Nama versi Nomor versi Sistem operasi yang didukung Versi Microsoft Office
1992
Microsoft Access 1.1 1 Microsoft Windows
T/A
1993
Microsoft Access 2.0 2 Microsoft Windows
Microsoft Office 4.3 Professional
1995
Microsoft Access for Windows 95 7 Microsoft Windows 95 dan Windows NT 3.51
Microsoft Office 95 Professional
1997
Microsoft Access 97 8 Microsoft Windows 95/98 dan Windows NT 3.51/NT 4.0
Microsoft Office 97 Professional
1999
Microsoft Access 2000 9 Microsoft Windows 98/Me, Windows NT 4.0/2000
Microsoft Office 2000 Premium dan Office 2000 Professional
2001
Microsoft Access 2002 10 Microsoft Windows 98/Me, Windows NT/2000/XP
Microsoft Office XP Professional
2003
Microsoft Access 2003 11 Microsoft Windows 2000 (Service Pack 3 ke atas)/XP (Service Pack 1 ke atas)/Server 2003
Microsoft Office System 2003
2007
Microsoft Office Access 2007 12 Microsoft Windows XP (Service Pack 2)/Server 2003/Vista/Server 2008 (Beta 2 ke atas)
Microsoft Office System 2007
• Penggunaan
Microsoft Access digunakan kebanyakan oleh bisnis-bisnis kecil dan menengah, di dalam sebuah organisasi yang kecil bahkan mungkin juga digunakan oleh perusahaan yang cukup besar, dan juga para programmer untuk membuat sebuah sistem buatan sendiri untuk menangani pembuatan dan manipulasi data. Access juga dapat digunakan sebagai sebuah basis data untuk aplikasi Web dasar yang disimpan di dalam server yang menjalankan Microsoft Internet Information Services (IIS) dan menggunakan Microsoft Active Server Pages (ASP). Meskipun demikian, penggunaan Access kurang disarankan, mengingat telah ada Microsoft SQL Server yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi.
Beberapa pengembang aplikasi profesional menggunakan Microsoft Access untuk mengembangkan aplikasi secara cepat (digunakan sebagai Rapid Application Development/RAD tool), khususnya untuk pembuatan purwarupa untuk sebuah program yang lebih besar dan aplikasi yang berdiri sendiri untuk para salesman.
Microsoft Access kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan sehingga aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh banyak pengguna cenderung menggunakan solusi sistem manajemen basis data yang bersifat klien/server. Meskipun demikian, tampilan muka Access (form, report, query, dan kode Visual Basic) yang dimilikinya dapat digunakan untuk menangani basis data yang sebenarnya diproses oleh sistem manajemen basis data lainnya, seperti halnya Microsoft Jet Database Engine (yang secara default digunakan oleh Microsoft Access), Microsoft SQL Server, Oracle Database, dan beberapa produk lainnya yang mendukung ODBC.
• Fitur-fitur dari Ms Acccess
Salah satu keunggulan Microsoft Access dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya dengan bahasa pemrograman Structured Query Language (SQL); query dapat dilihat dan disunting sebagai statemen-statemen SQL, dan statemen SQL dapat digunakan secara langsung di dalam Macro dan VBA Module untuk secara langsung memanipulasi tabel data dalam Access. Para pengguna dapat mencampurkan dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untuk mengaplikasikan konsep berorientasi objek.
Microsoft SQL Server Desktop Engine (MSDE) 2000, yang merupakan sebuah versi mini dari Microsoft SQL Server 2000, dimasukkan ke dalam Office XP Developer Edition dan dapat digunakan oleh Microsoft Access sebagai alternatif dari Microsoft Jet Database Engine.
Tidak seperti sebuah sistem manajemen basis data relasional yang komplit, Microsoft JET Database Engine tidak memiliki fitur trigger dan stored procedure. Dimulai dari Microsoft Access 2000 yang menggunakan Microsoft Jet Database Engine versi 4.0, ada sebuah sintaksis yang mengizinkan pembuatan kueri dengan beberapa parameter, dengan sebuah cara seperi halnya sebuah stored procedure, meskipun prosesur tersebut dibatasi hanya untuk sebuah pernyataan tiap prosedurnya. Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama modifikasi dilakukan hanya dengan menggunakan form tersebut, dan merupakan sesuatu hal yang umum untuk menggunakan kueri yang akan diteruskan (pass-through dan teknik lainnya di dalam Access untuk menjalankan stored procedure di dalam RDBMS yang mendukungnya.
Dalam berkas Access Database Project (ADP) yang didukung oleh Microsoft Access 2000 dan yang selanjutnya, fitur-fitur yang berkaitan dengan basis data berbeda dari versi format/struktur data yang digunakan Access (*.MDB), karena jenis berkas ini dapat membuat koneksi ke sebuah basis data MSDE atau Microsoft SQL Server, ketimbang menggunakan Microsoft JET Database Engine. Sehingga, dengan menggunakan ADP, adalah mungkin untuk membuat hampur semua objek di dalam server yang menjalankan mesin basis data tersebut (tabel basis data dengan constraints dan trigger, view, stored procedure, dan UDF). Meskipun demikian, yang disimpan di dalam berkas ADP hanyalah form, report, macro, dan modul, sementara untuk tabel dan objek lainnya disimpan di dalam server basis data yang membelakangi program tersebut.
• Pengembangan dengan Access
Access mengizinkan pengembangan yang relatif cepat karena semua tabel basis data, kueri, form, dan report disimpan di dalam berkas basis data miliknya (*.MDB). Untuk membuat Query, Access menggunakan Query Design Grid, sebuah program berbasis grafis yang mengizinkan para penggunanya untuk membuat query tanpa harus mengetahui bahasa pemrograman SQL. DI dalam Query Design Grid, para pengguna dapat memperlihatkan tabel basis data sumber dari query, dan memilih field-field mana yang hendak dikembalikan oleh proses dengan mengklik dan menyeretnya ke dalam grid. Join juga dapat dibuat dengan cara mengklik dan menyeret field-field dalam tabel ke dalam field dalam tabel lainnya. Access juga mengizinkan pengguna untuk melihat dan memanipulasi kode SQL jika memang diperlukan.
Bahasa pemrograman yang tersedia di dalam Access adalah Microsoft Visual Basic for Applications (VBA), seperti halnya dalam beberapa aplikasi Microsoft Office. Dua buah pustaka komponen Component Object Model (COM) untuk mengakses basis data pun disediakan, yakni Data Access Object (DAO), yang hanya terdapat di dalam Access 97, dan ActiveX Data Objects (ADO) yang tersedia dalam versi-versi Access terbaru.
My SQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase. Selain itu MySQL juga memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
1. Portability
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2. Open Source
MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
3. Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4. Performance tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5. Column types
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6. Command dan functions
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query.
7. Security
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
8. Scalability dan limits
MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9. Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
10. Localisation
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meskipun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk didalamnya.
11. Interface
MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12. Clients dan tools
MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.
13. Struktur tabel
MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
Bahasa Pemrograman
Terdapat beberapa API tersedia yang memungkinkan aplikasi-aplikasi komputer yang ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman untuk dapat mengakses basis data MySQL antara lain: bahasa pemrograman C, C++, C#, bahasa pemrograman Eiffel, bahasa pemrograman Smalltalk, bahasa pemrograman Java, bahasa pemrograman Lisp, Perl, PHP, bahasa pemrograman Python, Ruby, REALbasic dan Tcl. Sebuah antarmuka ODBC memanggil MyODBC yang memungkinkan setiap bahasa pemrograman yang mendukung ODBC untuk berkomunikasi dengan basis data MySQL. Kebanyakan kode sumber MySQL dalam ANSI C.
Penggunaan
MySQL sangat populer dalam aplikasi web seperti MediaWiki (perangkat lunak yang dipakai Wikipedia dan proyek-proyek sejenis) dan PHP-Nuke dan berfungsi sebagai komponen basis data dalam LAMP. Popularitas sebagai aplikasi web dikarenakan kedekatannya dengan popularitas PHP, sehingga seringkali disebut sebagai Dynamic Duo.
Administrasi
Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat diunduh dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL.
Oracle
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform). Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.
Jenis perangkat keras (platform) yang dipakai sebagai server (host):
Apple Mac OS X Server: PowerPC
HP HP-UX: PA-RISC, Itanium
HP Tru64 UNIX: Alpha
HP OpenVMS: Alpha, Itanium
IBM AIX5L: POWER
IBM z/OS: zSeries
Linux: x86, x86-64, PowerPC, zSeries, Itanium
Microsoft Windows: x86, x86-64, Itanium
Sun Solaris: SPARC, x86, x86-64
Pesaing
IBM: DB2, Informix, UDB
Microsoft SQL Server
Teradata (data warehousing dan business intelligence)
Software AG: Adabas
Sybase.
Oracle dan IBM menekankan pada platform menengah seperti UNIX dan Linux, sementara Microsoft cenderung meraih pasar untuk kelas rendah (Microsoft Windows platforms). Basis data Oracle juga bersaing dengan basis data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti PostgreSQL, Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis PostgreSQL, belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle dengan harga yang sangat wajar dan murah.
SQL Server
Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.
Versi dan Edisi
Sebagai pengembangan dari versi dan edisi sebelumnya (SQL Server 7.0 dan SQL Server 2000), Microsoft telah memperkenalkan produk:
SQL Server 2005
perbandingan fitur edisi Enterprise (x86, x64, dan IA64)
edisi Developer (x86, x64, dan IA64)
edisi Standard (x86, x64, dan IA64)
edisi Workgroup (hanya x86)
edisi Express (x86 yang bisa di-download gratis untuk keperluan belajar dan pengenalan)
edisi Mobile
edisi Compact
SQL Server 2008
SQL Server 2008 yang akan dipasarkan pada tahun 2008. Produk pendukung :
SQL Server Integration Services
SQL Server Analysis Services
SQL Server Reporting Services
SQL Server Notification Services
SQL Server Management Studio
• Postgre SQL
Postgre SQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster.
Fire Bird
Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland. Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial Developer’s Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1. Pengembangan codebase Firebird 2 dimulai pada awal pengembangan Firebird 1, dengan memporting kode Firebird 1 berbasis C ke dalam bahasa C++ dan merupakan pembersihan kode secara besar-besaran. Firebird 1.5 merupakan rilis pertama dari codebase Firebird 2. Pengembangan ini merupakan satu kemajuan signifikan bagi para developer dan seluruh tim dalam project Firebird, namun tentu ini bukan akhir dari tujuan. Dengan dirilisnya Firebird 1.5, pengembangan lebih lanjut difokuskan pada Firebird versi 2.
Log perubahan
Versi stable yang ada saat ini adalah Firebird 1.5.3. Rilis ini merepresentasikan komitmen dari Project Firebird pada developer dan membawa sejumlah pembaruan dalam Firebird sebagai salah satu database open source yang terkenal. Versi yang mengacu pada pemanfaatan Native Posix Thread Library yang terdapat pada Linux seperti pada release notes tersedia pada area download Firebird.
Perubahan dari versi sebelumnya
Rilis baru ini membawa pembaruan dalam penggunaan charset yang mengijinkan penggunaan NONE sebagai charset transparan. Perubahan ini dilakukan pada inti internal untuk membuat charset NONE tersebut lebih mudah untuk digunakan pada proses manipulasi data dari atau pada field-field yang menggunakan charset lain. Rilis ini juga menambahkan basis konfigurasi yang memungkinkan server untuk membatalkan proses yang berjalan terkait dengan kebutuhan debugging saat saat melakukan analisis kesalahan (bugcheck) ataupun eksepsi terstruktur (structured exceptions). Versi Firebird superserver sebelumnya memiliki serangkaian isu backward compatibility terkait dengan link-time dengan NPTL (Native POSIX Thread Library) yang bisa membuat distro linux yang mengaktifkan library NPTL menjadi tidak stabil, namun di versi yang terbaru saat ini, masalah-masalah tersebut telah terselesaikan. Rilis yang ada saat ini direpresentasikan sebagai major upgrade dari sisi database engine, yang selama ini telah dikerjakan oleh tim independen yang terdiri atas sejumlah programmer lepasan dari Source code InterBase(tm) yang dirilis oleh Borland dibawah lisensi InterBase Public License v.1.0 pada tanggal 25 Juli 2000.
Konflik penamaan
Pada bulan April 2003, Yayasan Mozilla memutuskan mengganti nama web browser mereka dari Phoenix menjadi Firebird. Keputusan ini ditanggapi dengan serius oleh proyek Firebird Database dengan asumsi bahwa hal tersebut bisa membingungkan user karena dua produk berbeda menggunakan nama yang identik. Protes atas hal ini berlanjut hingga para pengembang Mozilla membuat satu pernyataan yang jelas bahwa nama Firebird dalam kenyataannya adalah Mozilla Firebird. Pernyataan ini juga membuat memperjelas bahwa nama Mozilla Firebird merupakan sebuah codename atas proyek web browser yang tengah dikerjakan oleh Mozilla. Pada tanggal 9 Februari 2004, Mozilla akhirnya mengganti kembali nama browser mereka sebagai Mozilla Firefox, Dengan demikian hal tersebut secara otomatis menghilangkan kebingungan para pengguna.
Paradox
Borland paradox adalah suatu program pembangun database yang sangat terkenal. Database yang dibangun dengan aplikasi ini berada dalam beberapa file yang berakhiran .db, .mb, dan .px. dimana file .db menyimpan informasi tabel dari database, file .mb menyimpan isi dari tipe data, memo, formatted memo, graphic, OLE, dan binary dari tabel pada file .db. database ini dapat dikenali dan diolah oleh aplikasi Borland Delphi. Dengan aplikasi ini, kita dapat membuat suatu database yang terdiri dari tabel, relasi dan lain-lain.
Borland paradox menyediakan berbagai tipe data. Pemilihan tipe data yang digunakan secara tepat akan sangat berguna, misalnya dalam hal menghemat memory, kecepatan proses, ketelitian perhitungan dan lain-lain. Berikut ini adlah macam-macam tipe data yang disediakan oleh Borland Paradox:
Tipe Keterangan Ukuran
Alpha (A) Umumnya digunakan untuk data text atau kombinasi text dengan angka yang tidak memerlukan perhitungan 1-225 karakter
Memo (M) Digunakan untuk text atau kombinasi text dengan angka 1-240 karakter
Number (N) Angka yang dipergunakan untuk perhitungan matematika, dapat berupa tipe bilangan bulat atau nyata -232 s/d 232-1 (dalam range)
Date (D) Tanggal dari tahun 100 sampai tahun 9999 8 byte
Money ($) Untuk perhitungan mata uang 8 byte
Autoincrement (+) Penomeran yang unix dengan penambahan nilai 1 atau acak yang dilakukan oleh Paradox, ketika record baru ditambahkan. Auto Number tidak dapat di-update 4 byte
Logical (L) Field hanya dapat berisi 2 harga (yes/no, true/false, on/off) 1 bit
OLE (O) Objek (gambar, file, data, grafik, dan lain-lain) yang dihubungkan dnegan atau di dalam paradox table 1-240 karakter
Time (T) Waktu dengan format 24 jam Umumnya 4 byte
Timestamp (@) Kombinasi waktu dan tanggal Umumnya 8 byte
Bytes (Y) Angka dari 1 s/d 255. Tidak ada desimal 1 byte
BCD (#) Angka dari -1032-1 s/d 1032-1 (.adb) dapat memuat 32 digit desimal 0-32 digit
Short Integer (S) Angka dari -32.768 s/d 32.768, tidak ada desimal 2 byte
Long Integer Angka dari -2.147.483.648 s/d 2.147.483.647, tidak ada desimal 4 byte
Binary (B) Angka biner 0-240 karakter
Graphic (G) Gambar dengan ukuran 0-240 karakter 0-240 karakter
Formatted Memo (F) Memo dengan format yang sudah ditentukan 0-240 karakter
Sumber : http://prince-mienu.blogspot.com/2010/01/dbms-data-base-manajemen-sistem.html